Romance of Three Kingdoms (7)

“Kalau kita tidak memukul pejabat rakus ini sampai mati, apakah yang akan terjadi kemudian ?” kata Zhang Fei.
“Oh Tuan, tolong selamatkan diriku!” mohon si Inspektur.
Karena Liu Bei selalu baik hati maka dia meminta saudaranya untuk melepaskannya dan membebaskannya.
Lalu Guan Yu tiba dan berkata “Kakak, setelah usahamu yang hebat kau hanya mendapatkan jabatan ini dan setelah kau berhasil disini lalu orang ini datang dan menghinamu. Sarang burung bukanlah tempat untuk burung phoenix, mari kita bunuh orang ini, pergi dari sini dan kembali ke rumah sampai kita dapat membuat rencana yang lebih besar lagi.”
Liu Bei merenung sejenak kemudian menyerahkan Stempel Tugas- nya dengan menggantungkannya di leher inspektur tersebut dan berkata, “Kalau aku mendengar kau melukai orang, aku akan membunuhmu. Sekarang aku akan memaafkan nyawamu dan aku akan mengembalikan tanda penugasan ini. Kami akan pergi.”
Setelah itu Liu Bei, Guan Yu dan Zhang Fei pergi, walaupun seluruh penduduk desa itu telah bersujud meminta Liu Bei tidak meninggalkan mereka tetapi Liu Bei telah mengambil keputusan. Saat itu senja hari ketika bayangan tiga orang berlalu sesuai dengan terbenamnya matahari senja. Mereka akan menemukan Takdir yang lebih besar lagi untuk mereka lakukan…….
—————————————————————-
Pada saat ini ke-10 kasim utama telah menguasai segalanya di dalam genggaman mereka dan mereka menyingkirkan siapa saja yang tidak sejalan dengan mereka. Dari setiap pejabat yang membantu menumpas pemberontakan jubah kuning mereka meminta hadiah dan apabila hal ini tidak dipenuhi maka mereka akan menyingkirkan orang – orang tersebut. Komandan Kekaisaran Huangfu Song dan Zhu Jun juga tidak luput dari tekanan mereka dan akhirnya harus menanggalkan jabatan mereka. Di lain pihak, kasim – kasim istana itu memalsukan jasa bagi diri mereka sendiri, 13 kasim istana mendapat gelar kerajaan termasuk Zhao Zhong yang mendapat pangkat Jenderal Pasukan Kuda Terbang Kekaisaran. Pemerintahan pun berjalan semakin buruk dari hari ke hari dan rakyat merasa sangat menderita.
Pemberontakan kembali muncul di Changsha dipimpin oleh Ou Xing dan di wilayah Yuyang dipimpin oleh Zhang Ju dan Zhang Chun. Surat permohonan dan pemberitahuan dikirimkan oleh pejabat dan pemerintah daerah ke ibukota, surat – surat berdatangan seperti lapisan salju yang turun di musim dingin. Tetapi ke-10 kasim utama istana membakar seluruh surat-surat itu. Suatu hari Kaisar mengadakan perjamuan di salah satu taman kekaisaran dengan ke-10 kasih utama istana. Ketika Penasehat Kekaisaran Liu Tao tiba – tiba muncul dengan kegelisahan yang amat sangat kaisarpun bertanya ada masalah apa.
“Baginda, Bagaimana baginda dapat berpesta seperti ini ketika kekaisaran diambang kehancuran ?” kata Liu Tao.
“Semua baik – baik saja” Kata Kaisar. “Apa yang salah ?”
Kata Liu Tao, “Pemberontakan muncul dari berbagai sisi kerajaan dan mereka merampas kota – kota dan ini semua adalah salah dari ke-10 kasim tersebut yang menjual jabatan dan melukai orang – orang, menekan pejabat – pejabat yang setia. Semua yang memiliki kebajikan dan kebijaksanaan telah meninggalkan istana dan kembali ke tempat asal mereka. Kehancuran sudah didepan mata kita !”
Pada saat ini kasim – kasim itu langsung melepas topi mereka dan berlutut dihadapan kaisar.
“Kalau Menteri Liu Tao tidak setuju dengan kami,” kata mereka, “Maka kami dalam bahaya. Kami berharap nyawa kami diampuni dan kami akan pergi ke tanah pertanian kami. Kami akan menyerahkan harta kami untuk membantu biaya militer kerajaan.”
Mereka semua menangis tersedu-sedu.
Kaisar marah pada Liu Tao, “Kamu juga punya pelayan. Kenapa kamu tidak dapat menyukai yang melayaniku.”
dan kaisar pun memanggil pengawalnya dan meminta Liu Tao diseret keluar dan dipenggal.
Liu Tao berteriak keras ” Kematianku tidak ada artinya, sungguh malang Dinasti Han setelah berkuasa empat abad lamanya sedang mengalami kejatuhan dengan cepat sekali.”
Pengawal itu sedang menyeretnya dan ketika mereka akan menjalankan titah kaisar tiba – tiba datang lagi seorang menteri dan berkata ” Jangan penggal, tunggu sampai aku berbicara pada kaisar.”
Dia adalah menteri dalam negeri, Chen Dan. Dia bertemu dengan kaisar, kepadanya dia berkata “Atas dasar kesalahan apa penasehat Liu Tao dihukum ?”
“Dia telah memfitnah pelayanku dan menghina diriku.” Kata Kaisar
“Seluruh kerajaan akan memakan daging dari para kasim – kasim itu jika mereka bisa dan walaupun begitu baginda malah menghargai mereka dan menganggapnya orang tua baginda. Mereka tidak mempunyai belas kasih dan jasa tetapi mereka menciptakan diri mereka seperti layaknya pejabat tinggi. Lebih dari pada itu Feng Xu berkomplot dengan pemberontah jubah kuning. Kecuali Yang Mulia mengambil tindakan tentang hal itu maka negara ini akan hancur.”
“Tidak ada bukti yang menyatakan Feng Xu berkomplot.” kata Kaisar. “Tentang 10 kasim utama, apakah tidak ada yang setia diantara mereka ?”
Chen Dan berlutut dan menyembah kaisar sampai dahinya menyentuh tanah dan tidak merubah pendiriannya. Kaisar kemudian marah dan memerintahkan penjaga juga membawa Chen Dan dan dipenjarakan bersama Liu Tao. Malam itu keduanya tewas terbunuh.
Kemudain ke-10 kasim utama membuat titah palsu dan mengirimkannya pada Sun Jian dan mengangkatnya sebagai gubernur Chang Sha, Dengan titah untuk mengatasi pemberontakan Ou Xing. Dalam kurang dari dua bulan Sun Jian melaporkan telah berhasil menumpas pemberontakan. Atas hal ini dia diberi gelar Penguasa Wu Cheng.
Liu Yu diangkat menjadi Penguasa Kerajaan daerah Yuzhou dan diperintahkan untuk menumpas pemberontak YuYang dan Zhang Ju serta Zhang Chung. Liu Hu dari Daizhou merekomendasikan Liu Bei kepada Liu Yu. Liu Yu menerima saran itu dan memberi Liu Bei jabatan Komandan Utama dan memberinya pasukan untuk menumpas pemberontak. Liu Bei berhasil menumpas pemberontakan itu. Zhang Cun adalah orang yang kejam, Salah seorang anak buahnya memberontak dan memenggal kepalanya lalu menyerahkan diri. Zhang Ju yang melihat hal itu melakukan bunuh diri daripada ditangkap tentara Liu Bei.
Pemberontakan YuYang berhasil dipadamkan. Jasa Liu Bei dilaporkan pada kekaisaran, dan dia menerima amnesti untuk kasus penghinaan terhadap inspektur kerajaan di An Xia. Liu Bei diangkat menjadi Wakil Kepala daerah di Xia Mi, lalu menjadi Komandan Pasukan di GaoTang. Kemudian Gongsun Zan memuji jasa – jasa Liu Bei terdahulu dan Liu Bei diangkat menjadi Kepala Daerah PingYuan. Tempat ini sangat baik karena perdagangan yang maju. Liu Yu juga mendapat promosi menjadi Panglima Besar.
Pada musim panas tahun ke-6 sejak pemberontakan jubah kuning dimulai, Kaisar Ling sakit parah. Dia memanggil He Jin untuk datang ke istana dan mengatur masa depan kerajaan. He Jin berasal dari keluarga sederhana yang pekerjaannya adalah tukang daging, Tetapi adik perempuannya adalah selir kaisar dan melahirkan putra bagi kaisar bernama Liu Bian. Setelah itu dia menjadi Permaisuri He, dan He Jin menjadi Wali Putra Mahkota.
Kaisar juga mempunyai seorang selir yang cantik bernama Lady Wang yang juga memberikan seorang putra bagi kaisar bernama Liu Xian. Permaisuri He meracuni Lady Wang karena cemburu dan Liu Xian diurus oleh Ibu Suri Dong yang merupakan ibu dari Kaisar Ling. Ibu suri Dong merupakan istri dari Liu Chang, penguasa Jie Du. Karena Kaisar sebelumnya, kaisar Huan tidak mempunyai keturunan laki-laki maka dia mengadopsi anak Liu Chang menjadi pewaris tahtanya. Kaisar Ling membawa serta ibunya masuk istana untuk tinggal bersama dan memberikan gelar ibu suri.
Ibu Suri Dong selalu membujuk putranya agar menunjuk Liu Xian sebagai putra mahkota dan memang kaisar sangat menyukai anak itu dan ingin melakukan seperti apa yang ibunya minta.
Ketika hari – harinya hampir berakhir, salah satu dari kasim Jian Shuo berkata, “Jika Liu Xian yang akan menggantikan, He Jin harus disingkirkan untuk mencegah bencana di kemudian hari.”
Kaisar juga melihat hal ini. Dan karena itu memerintahkan He Jin menghadap.
Bersambung…

One response to “Romance of Three Kingdoms (7)

  1. wah…..terusan nya mana ni???kok cm smp seri 7 n blm slesai?nanggung….ane sgt berhrp seri selanjutnya…ttp smgt nulis…ane tunggu lanjutan nya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s